Sempat Runtuh akibat Gempa, Masjid Raya Kajai di Pasaman Barat Selesai Dibangun
Masjid Raya tersebut dibangun selama kurang lebih 7 bulan. Bangunannya terlihat megah dengan adanya salasar masjid yang multimanfaat.
Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian yang hadir saat peresmian masjid menjelaskan, masyarakat Nagari Kajai harus tetap optimistis dalam menghadapi masa depan.
"Bukan karena musibah gempa masjid ini dibangun, namun karena berkat takdir Allah. Makanya, jangan jadikan masjid ini sebagai monumen gempa. Tapi jadikan sebagai tempat untuk memperbaiki diri dan memperbanyak ibadah," ucapnya.
Sementara Bupati Pasaman Barat Hamsuardi mengucapkan terima kasih kepada donatur Merry Warti karena telah membangun kembali Masjid Raya Kajai.
"Letak masjid ini di jalan lintas Provinsi Pasaman Barat dengan Pasaman, menjadi sangat berarti bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan. Semoga ini menjadi ladang pahala bagi donatur dan keluarga," ujarnya.
Dia berharap, masyarakat Nagari Kajai bisa memakmurkan Masjid Raya Kajai ini dengan melakukan salat di masjid dan berbagai kegiatan keagamaan Islam lainnya.
"Memang kita akui, banyak duka di sini ketika gempa 25 Februari tahun lalu. Namun, kita perlu memperbaiki diri dengan rajin dan memperbanyak ibadah. Karena Allah telah menggerakkan donatur untuk pembangunan ini sehingga perlu disyukuri dengan memperbaiki ibadah," ucapnya.
Editor: Donald Karouw