Perumda Padang Perbaiki Pipa yang Rusak akibat Banjir
Menurutnya, Intake berkapasitas 500 liter per detik tersebut tidak bisa beroperasi hingga seminggu ke depan.
Lebih lanjut Andri mengatakan, teknisi Perumda Air Minum Kota Padang sedang mengupayakan proses normalisasi pipa air agar masyarakat kembali mendapatkan distribusi air bersih.
"Kita usahakan dari delapan Intake bisa dinormalisasi, seperti membersihkan material sampah, pasir, koral, dan batu yang menimbun Intake . Alhasil, tersisa satu intake yang belum bisa pulih sebab terdapat pipa yang patah," katanya.
Akibatnya kata dia terdapat tiga kecamatan yang terdampak, sehingga sementara tidak menerima akses air bersih dari Perumda Air Minum Kota Padang.
“Tiga kecamatan yang terdampak dari air bah semalam, yaitu Koto Tangah, Kuranji, dan Nanggalo. Kurang lebih sekitar 45.000 pelanggan tidak mendapatkan pendistribusian air bersih hingga sekarang. Akses tidak bisa kita berikan dulu karena tidak ada air yang bisa didistribusikan,” kata Andri.
Untuk sementara Perumda Air Minum Kota Padang berupaya agar masyarakat tetap mendapatkan pasokan air bersih dan menyalurkannya melalui mobil tangki selama kondisi darurat.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto