Selain itu, sapi tidak ditemukan cacing jenis apa pun, sehingga sapi ini lolos seleksi hingga menjadi sapi terbaik dan layak menjadi hewan kurban presiden tahun ini.
“Sudah banyak yang menawar, tapi demi kampung biarlah untuk presiden saja. Wali nagari juga mengusulkan sapi ini untuk kurban presiden. Ini beratnya lebih kurang 1,3 ton,” katanya, Kamis (15/7/2021).
Menurut dia, Dinas Peternakan Agam sudah dua kali datang mengambil ukuran dan foto. “Ini sapi terbaik di Kabupaten Agam. nama sapi ini macan sumatra,” ucapnya.
Fauzal menuturkan, menjelang hari H Idul Adha nanti, sapi tersebut akan dibawa ke Kota Padang untuk disembelih di Masjid Raya Sumatra Barat.
Dia mengaku sebelumnya sapi terberatnya itu telah ditawar seharga Rp120 juta oleh pengusaha hotel di Medan untuk dibawa ke Sumatera Utara.
Namun karena banyak yang menyarankan agar sapinya dijadikan hewan kurban Presiden Jokowi, dia memilih untuk hewan kurban presiden meski harga yang ditawarkan lebih murah.
Fauzal Datuak merupakan salah satu peternak sapi yang tergabung dalam kelompok tani Harimau Agam” dengan sapi jenis simental sebanyak 80 ekor. 20 ekor di antaranya sapi kategori besar seberat 900 hingga 1.300 kg.
Editor: Kastolani Marzuki