Menag Pastikan Logistik hingga Pemulihan Rumah Ibadah Jadi Prioritas Pascabencana Sumatra
“Yang penting kita sudah mendata berapa madrasah, berapa rumah ibadah, berapa masjid, berapa yang meninggal, dan berapa anak yatim. Ini akan menjadi dasar prioritas. Mahasiswa yang terdampak penuh juga diprioritaskan,” katanya.
Menag juga menyoroti perhatian khusus terhadap mahasiswa asal Sumatra yang saat ini berada di Pulau Jawa. Mereka masuk dalam kelompok penerima bantuan prioritas Kementerian Agama.
Kegiatan yang diinisiasi Ditjen Bimas Islam Kemenag ini dirangkaikan dengan Kick Off Program Pemberdayaan Rumah Ibadah.
Selain itu, digelar Deklarasi Damai Tokoh Lintas Agama sebagai simbol solidaritas kemanusiaan.
Acara tersebut juga dimeriahkan lelang amal dua helm bertanda tangan personel band Wali. Dua helm tersebut masing-masing terjual senilai Rp15 juta dan Rp55 juta untuk disalurkan kepada penyintas bencana di Sumatra.
Kemenag mencontohkan sejumlah langkah konkret lintas daerah yang telah dilakukan. Mulai dari penyediaan makan gratis, bantuan tempat tinggal, hingga dukungan logistik bagi keluarga korban yang mengungsi ke Pulau Jawa.