Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Akses Jalan di Sumbar Sudah Terbuka, Daerah Terdampak Banjir Kini Bisa Dijangkau
Advertisement . Scroll to see content

Malam Ini, Gubernur Mahyeldi Ngobrol Bareng Gus Miftah Tentang Ketahanan Pangan Sumbar

Jumat, 25 Juni 2021 - 18:46:00 WIB
Malam Ini, Gubernur Mahyeldi Ngobrol Bareng Gus Miftah Tentang Ketahanan Pangan Sumbar
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bicara ketahanan pangan di masa pandemi di acara Ngobrol Bareng Gus Miftah di iNews, Jumat (25/6/2021). (Foto: MNC Media).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sektor pertanian di beberapa daerah mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Kondisi ini berbeda dengan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Sektor pertanian di Tanah Minang ini malah berkontribusi positif menjaga kestabilan pangan.
 
Menurut Gubernur SumbarMahyeldi Ansharullah, sektor pertanian di Sumbar menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) provinsi sebesar 23 persen.

Hal itu tak lepas dari 57 persen penduduk yang bergerak di sektor pertanian.

Sejumlah strategi disusun oleh Pemprov Sumbar untuk memperkuat sektor pertanian, bahkan telah dilaksanakan sebelum pandemi Covid-19.

Salah satunya, dengan memfokuskan distribusi pangan melalui Toko Tani Indonesia Center (TTIC). Selanjutnya ada program Nagari Bergerak dan melaksanakan program Sikomandan guna meningkatkan produksi sapi dan kerbau. 

Sikomandan merupakan salah satu program unggulan Kementerian Pertanian yang merupakan reinkarnasi dari program SIWAB yang sudah berjalan sejak 2017.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut