Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Membubung 800 Meter dari Puncak
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Gunung Meletus Sering Terjadi di Akhir Tahun?

Kamis, 07 November 2024 - 09:20:00 WIB
Kenapa Gunung Meletus Sering Terjadi di Akhir Tahun?
Gunung Marapi di Sumbar saat mengalami erupsi, Kamis (7/11/2024). (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Dikutip dari laman ITB, Volkanolog Dr Eng Mirzam Abdurrachman, ST, MT dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB pernah mengungkapkan tiga faktor utama mengapa gunung api bisa meletus. Pertama karena kondisi di bawah dapur magma, kedua kondisi di dalam dapur magma dan ketiga kondisi di atas dapur magma atau permukaan gunung.

“Jadi pada prinsipnya gunung api meletus itu terjadi karena ada ketidakstabilan di dalam dapur magma. Karena ketidakstabilan tersebut kemudian dikonversikan menjadi letusan,” ujarnya dikutip dari laman ITB, Kamis (7/11/2024).

Dr Mirzam menjelaskan, faktor pertama yaitu kondisi di bawah dapur magma. Hal ini berkaitan dengan adanya pasokan (supply) magma baru. Proses tersebut berkaitan dengan proses geologi adanya subduksi, palung, adanya pemekaran lantai samudra dan terdapat titik panas. Selama proses tektonik tersebut bekerja, proses pembentukan pasokan magma baru akan terjadi.

“Akibatnya ketika magma baru itu terbentuk dia bergabung dengan magma yang sudah ada di dalam dapur magma. Nah ketika terjadi kelebihan volume maka kelebihannya itu harus dikeluarkan sehingga terjadilah erupsi,” katanya.

Diketahui, Indonesia memiliki banyak gunung api aktif karena letaknya yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik besar, yaitu Lempeng Hindia-Australia, Lempeng Benua Eurasia dan Lempeng Pasifik Barat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut