Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari ini Guncang Kepulauan Mentawai Sumbar, Cek Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Inses di Bukittinggi, Diduga Halusinasi Anak karena Kerap Isap Lem

Senin, 26 Juni 2023 - 16:03:00 WIB
Kasus Inses di Bukittinggi, Diduga Halusinasi Anak karena Kerap Isap Lem
Polisi terus menyelidiki  dugaan terjadinya kasus inses atau hubungan sedarah antara ibu dan anak kandung di Kota Bukittinggi. (Wahyu Sikumbang/MNC Portal)
Advertisement . Scroll to see content

BUKITINGGI, iNews.id - Polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap dugaan terjadinya kasus inses atau hubungan sedarah antara ibu dan anak kandung di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, (Sumbar). Diduga, kasus itu merupakan halusinasi sang anak.

Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, AKP Fetrizal S mengatakan, dugaan ini muncul setelah penyidik melakukan pemeriksaan MAZ, anak yang diduga melakukan inses.

Pemeriksaan dilakukan dengan mendatangi Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Ganggam Solidaritas, tempat MAZ dikarantina. Menurutnya, interogasi terhadap M-A-Z menunjukkan jawaban yang diberikan berbelit-belit dan berubah-ubah.

"Kami lakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan ataupun interogasi terhadap anak tersebut. Untuk sementara, yang pertama adalah keterangan saudara MAZ yang pertama kali memberikan informasi ini belum bisa kami pastikan kebenarannya," kata Fetrizal, Senin (26/6/2023).

Dia menambahkan, dia menduga jika MAZ mengalami gangguan psikis dan mental.

"Diduga dampak dari terlalu sering mengisap lem selama lebih dari empat tahun berturut-turut," katanya.

"Karena dari hasil interogasi bahwa keterangan yang diberikan selalu berubah-ubah, tidak konsisten dengan jawaban yang diberikan," kata dia.

Untuk mengungkap fakta kasus dugaan inses yang menghebohkan ini, polisi akan terus melakukan pencarian saksi-saksi lain, seperti keluarga, tetangga, dan teman-teman diduga korban.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut