Hasil Autopsi Afif Maulana di Padang, Tewas akibat Patahan Tulang Iga Menusuk Paru
Menurutnya, Afif diduga melompat ke sungai sekira pukul 21.30 WIB. Dia sempat menghubungi rekannya Aditya (17) menanyakan apakah akan ada tawuran. Namun jawab Aditia, belum dapat info dan meminta Afif Maulana datang ke rumahnya.
“Saat d irumah Aditia, Afif Maulana ini sudah diperingatkan nhgak usah ikut, tapi memaksakan diri. Ini jangan sampai bias seolah-olah mereka pergi kondangan, mereka pergi ke pesta, mereka jalan-jalan, asumsi-asumsi tapi kami bicara dengan fakta karena ada percakapan-percakapan mulai dari pukul 21.30 WIB sampai 22.30 WIB, mereka berencana dan bertemu untuk mempersiapkan ikut itu (tawuran),” ujarnya.
Sesampai di Jembatan Kuranji, tim Raimas datang karena mendapat informasi akan ada tawuran. Polisi lalu menendang motor yang dibawa Aditya yang membonceng Afif Maulana. Sementara dua polisi lainya pergi untuk mengejar yang lain.
Hanya durasi 5 detik, terjadi percakapan antara Aditya dan Afif Maulana. Saat itu Aditya mencari HP-nya, dari percakapan mereka, Afif mengajaknya melompat namun ditolak.
Saat tim datang, Aditya sedang sibuk mencari HP yang hilang. Dalam hitungan detik dia menengok ke kanan, petugas sudah memegang lehernya, saat itu Afif sudah tidak ada lagi di lokasi.
Editor: Donald Karouw