Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ayah Kandung Penganiaya Balita di Padang Ditangkap, Polisi Ungkap Dipicu Sabu
Advertisement . Scroll to see content

Harga Beras Naik, Menparekraf Sebut Pemerintah Siap Tambah Pasokan 1,5 Juta Ton

Sabtu, 09 September 2023 - 13:58:00 WIB
Harga Beras Naik, Menparekraf Sebut Pemerintah Siap Tambah Pasokan 1,5 Juta Ton
Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno saat membagikan sembako murah di GOR Agus Salim Padang dalam acara Sabtu Pagi Bersama Mas Menteri, Sabtu (9/9/2023). (Foto: MPI/Rus Akbar)
Advertisement . Scroll to see content

PADANG, iNews.id - Pemerintah bergerak cepat menyediakan pasokan sebanyak 1,5 juta ton beras untuk menormalkan harga di tingkat masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno usai membagikan sembako murah di GOR Agus Salim Padang dalam acara Sabtu Pagi Bersama Mas Menteri, Sabtu (9/9/2023). 

“Tadi kita tanya Ibu-Ibu, ternyata ada masalah kenaikan harga barang tinggi dan ini berdampak sama UMKM yang dijalankan mereka. Semua menghadapi tekanan ekonomi, salah satunya yang dikeluhkan harga naik, terutama harga beras,“ ujarnya, Sabtu (9/9/2023).

Mendapatkan aspirasi tersebut, Menparekraf telah melaporkan ke Presiden yang langsung melakukan langkah-langkah untuk mengatasi kenaikan harga.

“Saya sudah melapor kepada Bapak Presiden dan akan dilakukan langkah-langkah yang gercep. Gerak cepat gerak bersama dan gaspol. Garap semua potensi distribusi agar harga beras kembali stabil normal dan tentunya ini juga kita lakukan agar beban ekonomi masyarakat tidak terlalu semakin berat,” katanya.

Sandiaga mengatakan, kenaikan harga ini karena pengaruh geopolitik dan iklim sehingga bergerak cepat dan harus ada langkah yang konkret. Saat KTT ASEAN beberapa hari lalu, dia mengaku sudah mendapat jawaban dari Presiden.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut