Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Lewotobi Laki-Laki Kembali Semburkan Abu 1.000 Meter, Status Siaga
Advertisement . Scroll to see content

Gunung Marapi Meletus Lagi, Semburkan Abu Vulkanik 2.000 Meter Disertai Dentuman

Kamis, 30 Mei 2024 - 13:55:00 WIB
Gunung Marapi Meletus Lagi, Semburkan Abu Vulkanik 2.000 Meter Disertai Dentuman
Gunung Marapi di Kabupaten Agam kembali meletus dengan menyemburkan abu vulkanik 2.000 meter disertai dentuman keras, Kamis (30/5/2024). (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

PADANG, iNews.id - Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat kembali meletus dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 2.000 meter, Kamis (30/5/2024) sekitar pukul 13.04 WIB. Letusan tersebut disertai dentuman keras.

“Terdengar keras letusannya, ada suara dentuman terdengar,” kata Ismail Damar, warga Nagari Siak, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam.

Sementara berdasarkan informasi dari pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi merilis kejadian erupsi Gunung Marapi tersebut, kejadiannya sekira pukul 13.04 WIB dengan ketinggian kolom abu teramati lebih kurang lebih 2000 meter di atas puncak 4.891 Mdpl.  

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi sementara ini ± 2 menit 2 detik,” tulis PGA. 

Sampai saat ini belum ada informasi dampak erupsi Marapi tersebut, namun Pos Pengamatan Gunung Marapi memperingatkan status Gunung Marapi tersebut masih Level III atau siaga. 

Warga di sekitar Gunung Marapi dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4.5 km dari pusat erupsi.

Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran, bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut