Gubernur Sumbar: Orang Menolak Divaksin Covid karena Percaya Hoaks di Medsos
Jumat, 22 Januari 2021 - 11:52:00 WIB
"Lalu siapa lagi yang lebih berhak menyebut halal dan haram kalau bukan MUI, kalau MUI sudah menyatakan halal ya sudah kita ikut saja," kata dia.
Lebih lanjut Irwan mengatakan, di media sosial ada yang menyatakan vaksin tersebut mempunyai kandungan haram, padahal yang menyampaikan informasi itu bukan ustaz bukan pula ulama.
"Ini yang saya tidak mengerti, bukan ahlinya yang bicara," katanya.
Dia mengajak para pakar, pemangku kepentingan dan semua pihak bersama-sama berperan meluruskan informasi keliru soal vaksin.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto