Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Magitudo 3,2 Guncang Kendari, Getaran Dirasakan Cukup Kuat
Advertisement . Scroll to see content

Gempa Terkini Guncang Nias Barat M6,7, BMKG: Warga Mentawai Masih Mengungsi

Sabtu, 15 Mei 2021 - 00:17:00 WIB
Gempa Terkini Guncang Nias Barat M6,7, BMKG: Warga Mentawai Masih Mengungsi
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati saat konferensi pers terkait Gempa Nias Barat, Jumat (14/5/2021). (Foto: MNC Portal/Rani Stones Wijaya)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Gempa terkini dengan Magnitudo 6,7 yang mengguncang Nias Barat, Jumat (14/5/2021) tak hanya membuat panik warga di sejumlah kota/kabupaten di Sumatra Utara. Warga Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat pun dibuat kalang kabut hingga harus mengungsi ke dataran tinggi lantaran takut tsunami.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, sebagian warga di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai masih mengungsi ke tempat lebih aman akibat gempa Nias Barat.

“Sebagian warga di Kabupaten Kepulauan Mentawai dilaporkan masih mengungsi imbas guncangan kuat gempa yang turut dirasakan masyarakat di sejumlah daerah di Provinsi Sumatra Barat dan Sumatera Utara,” katanya dalam konferensi pers di Gedung BMKG Jakarta, Jumat (14/5/2021) malam.

Dia memastikan, gempa bumi tektonik tersebut tak menimbulkan kerusakan yang berarti maupun adanya korban jiwa. “Gempa tersebut juga dipastikan tidak memicu gelombang tsunami,” ucapnya.

Menurut Dwikorita, hingga pukul 16.20 WIB telah tercatat sembilan gempa susulan dengan rentang magnitudo 3,3 hingga 5,3. BMKG telah mengeluarkan informasi awal gempa bumi magnitudo 7,2 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi magnitudo 6,7.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut