Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perempuan Hilang di Hutan Palopo, Tim SAR Turun Tangan Lakukan Pencarian
Advertisement . Scroll to see content

Durian Langka Ditemukan di Hutan Agam, Berawal Adanya Tumpukan Kulit Buah Sisa Beruang

Rabu, 28 Desember 2022 - 17:45:00 WIB
Durian Langka Ditemukan di Hutan Agam, Berawal Adanya Tumpukan Kulit Buah Sisa Beruang
Durian langka ditemukan di kawasan hutan produksi di Tabuah-tabuah, Jorong Palupuh, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

"Kami membuka durian dan menikmati bersama-sama. Durian rasanya enak, legit, dan tidak berbau seperti durian pada umumnya. Ini pertama kali saya temukan di beberapa kawasan hutan di Sumbar dan Jambi," katanya.

Dia menyampaikan, durian karantongan merupakan spesies pohon durian yang umumnya tumbuh di hutan dataran rendah Kalimantan, terutama di daerah yang dekat dengan aliran sungai. Spesies pohon durian itu utamanya tersebar di wilayah Semenanjung Malaysia, Sumatera, hingga Kalimantan.

Artikel yang disiarkan di laman Biodiversity Warriors Kehati, durian karantongan atau durian daun bentuknya bulat seperti bola dengan diameter 10 sampai 15 centimeter dan warna kulitnya tetap hijau meski sudah matang, tidak kuning seperti kebanyakan buah durian.

Artikel itu menyebutkan bahwa buah durian karantongan daging buahnya sewarna mentega, tebal, manis, tidak mengeluarkan aroma, dan kandungan alkoholnya cukup tinggi. 

Hendri Kari, warga Pasia Laweh yang ikut mencicipi durian karantongan, menyebut rasa buah durian itu lebih enak ketimbang jenis durian yang lain.

"Saya sering ke hutan ini dan tidak pernah menemukan durian itu. Rasa durian lebih enak dari durian pada umumnya," katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut