Dugaan Kasus Inses Anak Setubuhi Ibu Kandung Bertahun-tahun, Ini Kata Dinas P3A Bukittinggi
BUKITTINGGI, iNews.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mendatangi dua orang diduga pelaku inses. Petugas masih melakukan pendalaman kasus tersebut.
Sebelumnya, dugaan kasus inses atau ini dibuka IPWL Ganggam Solidaritas (Agam Solid). Komunitas tersebut menjadi tempat karantina terduga inses MAZ (28). Awalnya MAZ kecanduan parah mabuk lem.
Ketua IPWL Agam Solid sekaligus konselor adiksi Kementerian Sosial, Sukendra Madra menyebutkan, pihaknya menyimpulkan pelaku MAZ diduga melakukan hubungan terlarang dengan ibu kandungnya setelah dilakukan assessment berkali-kali terhadapnya. Tak hanya assessment secara lisan, melalui metode tulisan pun MAZ tetap mengaku melakukan hubungan badan dengan ibunya.
"Dia menyampaikan secara lisan dan tulisan. Kita melakukan assessment itu kan ada 2 metode yang kita pakai. Metode wawancara terus kita kasih dia kesempatan untuk berpikir dan menuliskan sendiri apa persoalannya," ucapnya, Minggu (25/6/2023).
Sukendra menyebutkan, wawancara tersebut dilakukan saat kondisi MAZ sadar. Kondisinya sudah mulai membaik, namun MAZ mengeluh masih sakit perut.