Diresmikan Jokowi, Tiket KA Bandara Minangkabau Rp10 Ribu
Di Padang, kata Jokowi, pemerintah juga ingin memberlakukan hal sama, yaitu membangun sarana angkutan massal yang aman dan memadai, salah satunya kereta api BIM.
Untuk menarik minat masyarakat gunakan kereta bandara, pemerintah memberikan subsidi dengan hanya membayar Rp10.000 per penumpang dari Padang ke BIM. "Harga itu murah sekali. Coba kalau naik mobil bisa berjam-jam dan lebih mahal ongkosnya," kata Presiden.
Dia mengatakan, daya tampung BIM akan terus ditingkatkan dari sekarang 2,6 juta penumpang per tahun menjadi 5,7 juta penumpang akhir 2019. Selain peresmian KA Bandara, Presiden hari ini juga dijadwalkan meresmikan gedung SMP, SMA, dan rumah susun di Pondok Pesantren Modern Prof Dr Hamka II.
Sementara itu Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, keberadaan KA Bandara Internasional Minangkabau dimaksudkan untuk mengurangi kepadatan kendaraan bermotor dari Padang dan sejumlah kota ke bandara.
"Pemerintah ingin memberikan angkutan massal alternatif bagi penumpang lanjutan pesawat pesawat, dengan menyiapkan kereta api yang aman dan andal," kata Budi Karya.
Dia menjelaskan, pembangunan kereta itu merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat dari dan ke bandara, mewujudkan integritas antarmoda angkutan publik sehingga tercipta prasarana dan sarana transportasi kereta nyaman.
KA BIM yang juga disebut Minangkabau Ekspress mulai beroperasi pada 1 Mei 2018. Tiga hari pertama diberikan layanan gratis kepada masyarakat.
Editor: Zen Teguh