Cerita Warga Sumbar Berbagi Rendang untuk Korban Gempa Cianjur, Bentuk Rasa Empati
Gempa dengan magnitudo 6,1 yang melanda Pasaman dan Pasaman Barat pada 25 Februari 2022 juga mengakibatkan korban dan banyak warga mengungsi bahkan hingga saat ini.
Seringnya bencana yang melanda membuat masyarakat Sumbar sangat peka terhadap penderitaan dan sepenanggungan dengan saudara-saudara sebangsa yang juga terkena bencana di berbagai daerah di Indonesia, termasuk gempa di Cianjur.
Mereka paham, logistik hal yang paling dibutuhkan para korban dan masyarakat terdampak bencana, terutama di pengungsian. Jika mengungsi 1-2 hari, nasi putih dan mi instan memang cukup untuk mengganjal perut.
Namun jika pengungsian berlarut menjadi berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, dibutuhkan bahan makanan yang bergizi dan tahan lama.
Karena itulah rendang menjadi pilihan untuk menyimbolkan empati masyarakat Sumbar. Rendang yang berbahan dasar daging dinilai mampu memberikan asupan protein yang cukup bagi korban gempa. Apalagi, ketahanan kuliner khas Minangkabau itu bisa mencapai satu bulan lebih tanpa menjadi basi sehingga memenuhi persyaratan sebagai logistik bencana.