Kebakaran membuat para penghuni asrama panik. Para penguni dibantu warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Delapan unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Padang Panjang, Bukittinggi, Agam, dan Kabupaten Tanah Datar, juga diturunkan ke lokasi kejadian.
Lakhar Pasimin Batalyon-B Pelopor Padang Panjang, Iptu Katijan mengatakan, dari hasil pendataan, ada 12 unit rumah yang terbakar dalam musibah itu. Rumah tersebut dihuni para personel Brimob bersama keluarganya.
“Dari 12 orang personel tersebut, sembilan orang personel di antaranya sedang bertugas di Papua dan Jakarta,” kata Katijan.
Hingga Rabu malam ini, semua istri dan keluarga personel Brimob yang kehilangan rumah telah dievakuasi ke Aula Mako Batalyon B Pelopor Padang Panjang.
Akibat kebakaran itu, para korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sementara penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan sedang diselidiki.
Editor: Maria Christina