Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

4.830 Jiwa Terdampak Banjir, Pemkab Solok Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat

Sabtu, 23 November 2019 - 13:02:00 WIB
4.830 Jiwa Terdampak Banjir, Pemkab Solok Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat
Orangtua dan guru membantu pelajar melintasi Jembatang Sungai Pangkua yang hampir roboh karena terjangan banjir pada Rabu dan Jumat (22/11/2019) malam. (Foto: ANTARA/Erik Ifansya Akbar)
Advertisement . Scroll to see content

PADANG, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), menetapkan status tanggap daruratbencana banjir untuk Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh dan Sungai Pagu selama 14 hari. Masa tanggap ini dimulai sejak Jumat (22/11/2019) hingga 5 Desember 2019.

"Selama periode ini, pemerintah daerah akan mengerahkan sumber daya manusia, peralatan dan logistik ke lokasi bencana sesuai dengan kebutuhan," ujar Sekretaris Daerah Solok Selatan Yulian Efi, Sabtu (23/11/2019).

Menurutnya, masa tanggap darurat ini dapat diperpanjang sesuai dengan kondisi dan perkembangan penanganan banjir tersebut. Di mana bencana alam ini menerjang tiga Kecamatan, yaitu Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu dan Sangir pada Jumat (22/11/2019).

Akibat bencana banjir ini, 1.078 kepala keluarga (KK) terdampak dengan jumlah jiwa mencapai 4.830 orang. Banjir juga sempat membuat Jalan Padang-Kerinci tidak bisa dilewati selama empat jam karena tertutup air.

Selain itu, satu unit rumah semipermanen di Karang Putiah Nagari persiapan Lubuk Gadang Barat daya hanyut terbawa air. Di Nagari Lubuk Gadang Barat Daya, ada juga rumah yang rusak berat hingga sedang serta 12 hektare lahan pertanian rusak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut