Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! 2 Wisatawan Terkunci di Area Akuarium Kebun Binatang Bukittinggi, Simak Kronologinya
Advertisement . Scroll to see content

4 Titik Jalur Utama Padang-Bukittinggi Rawan Macet dan Bencana Alam

Rabu, 29 Mei 2019 - 13:00:00 WIB
4 Titik Jalur Utama Padang-Bukittinggi Rawan Macet dan Bencana Alam
Jembatan darurat Batang Kalu di jalur Padang – Bukittinggi, Kayutanam, Kabupaten Padangpariaman, Sumbar, Kamis (11/4/2019). Pemudik diminta mewaspadai empat titik di jalur utama Padang menuju Bukittinggi yang rawan macetan dan bencana alam. (Foto: An
Advertisement . Scroll to see content

PADANG PANJANG, iNews.id – Kepolisian Resor (Polres) Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), mengingatkan empat titik di jalur utama Padang menuju Bukittinggi yang rawan kemacetan dan bencana alam. Para pemudik diminta untuk berhati-hati.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang Iptu B Mendrofa mengatakan, tiga titik rawan kemacetan yaitu di lokasi sekitar objek wisata Air Terjun Lembah Anai, Silaing Kering, dan Pasar Koto Baru. Kemacetan itu terutama pada Senin yang merupakan hari pasar.

Sementara titik rawan bencana longsor berada di sepanjang Lembah Anai hingga tanjakan Silaing Kering. “Ada tiga titik rawan kemacetan dan satu rawan bencana. Jelang arus mudik dan balik Lebaran kami sudah siapkan langkah antisipasi di titik-titik tersebut,” kata Mendrofa di Padang Panjang, Rabu (29/5/2019).


Kasat Lantas menyebutkan langkah-langkah antisipasi yang sudah disiapkan, yaitu dengan menyiagakan personel kepolisian di lokasi. Petugas siaga untuk membantu mengatur kelancaran arus lalu lintas.

Polres Padang Panjang juga memasang road barrier serta traffic cone untuk mengatur kendaraan tetap berada di jalurnya. Kemudian, menjaga agar tidak ada aktivitas lain masuk ke badan jalan lalu mengganggu arus lalu lintas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut