Dalam Sehari, Laboratorium Unand Padang Mampu Uji 2.500 Sampel Pasien Covid-19
“Karena kita langsung tracking, ini bagus untuk memutus mata rantai,” katanya.
Keberadaan Laboratorium tersebut tak bisa dilepaskan dari sosok Kepala Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Dr dr Andani Eka Putra. Kehadiran laboratorium ini tak terlepas dari obsesi Andani yang ingin mengembangkan dan memberikan pelayanan terhadap diagnostik penyakit infeksi yang bisa digunakan masyarakat.
Laboratorium tersebut telah memiliki fasilitas yang lengkap dan memadai mulai dari dua mesin Polymerase Chain Reaction (PCR), elisa reader, winston blood, dan sekat inkubator. Keberadaan laboratorium tersebut membuktikan masyarakat perguruan tinggi juga bisa berkontribusi, membantu masyarakat.
Editor: Tomi Wahyudi