Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cara Mencegah Bunuh Diri di Kalangan Mahasiswa, Jangan Biarkan Kesepian
Advertisement . Scroll to see content

WHO Sebut Dunia dalam Masa Bahaya, Varian Delta Menyebar di 98 Negara

Minggu, 04 Juli 2021 - 09:31:00 WIB
WHO Sebut Dunia dalam Masa Bahaya, Varian Delta Menyebar di 98 Negara
Seorang remaja di Tel Aviv menerima suntikan vaksin Covid-19. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Dia pun mendesak para produsen vaksin seperti Pfizer-BioTech dan Moderna untuk berbagi pengetahuan dan teknologi. Hal ini sebagai cara untuk mempercepat pusat produksi vaksin mRNA (messenger ribonucleic acid) baru. 

"Semakin cepat kita mulai membangun lebih banyak pusat vaksin dan meningkatkan kapasitas vaksin global, semakin cepat kita dapat mengurangi lonjakan yang mematikan," tambahnya.

Tedros menyebut ada dua cara melawan lonjakan infeksi saat ini. Pertama, memastikan langkah-langkah kesehatan masyarakat dan sosial, seperti deteksi dini, pengawasan, pengujian, isolasi dan perawatan klinis, tersedia.

"Ini termasuk (pemakaian) masker, jarak fisik, menghindari tempat-tempat ramai dan menjaga area dalam ruangan berventilasi baik," katanya.

Kedua, dunia harus terbuka untuk berbagi alat pelindung, oksigen, tes, perawatan dan vaksin. Meskipun beberapa negara berbagi stok vaksin mereka, Tedros mengatakan jumlahnya masih sedikit.

"Saya telah mendesak para pemimpin di seluruh dunia untuk bekerja sama memastikan pada saat ini hingga tahun depan, 70 persen dari semua orang di setiap negara divaksinasi," katanya. 

Tedros menambahkan, ini merupakan cara terbaik untuk memperlambat pandemi, menyelamatkan hidup, mendorong pemulihan ekonomi yang benar-benar global dan mencegah varian berbahaya makin menyebar. 

Editor: Cahya Sumirat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut