Universitas Muhammadiyah Gorontalo Optimalkan Praktisi Mengajar
Praktisi yang datang dari eksternal kampus tersebut mampu membawa beragam ilmu dan inovasi yang belum pernah ditemukan oleh dosen-dosen Universitas Muhammadiyah Gorontalo.
Sebagai contoh, praktisi untuk mata kuliah seni dan musik diampu oleh praktisi dari Surabaya yang memang berkecimpung dalam seni dan musik.
Praktisi dari Surabaya tersebut bisa membuat mahasiswa mengetahui dan memahami cara-cara membuat lagu anak hingga lagu daerah.
“Selama ini kami memang memberikan perkuliahan, tapi setelah melaksanakan program Praktisi Mengajar banyak ilmu yang kami dapat dari tim praktisi,” katanya.
Dosen Fakultas Pendidikan Jurusan PGSD Universitas Muhammadiyah Gorontalo Hendra yang juga dosen pendamping dalam program Praktisi Mengajar mengatakan masih terdapat kendala dalam pelaksanaan program ini.