Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lansia di Pekanbaru Ternyata Tewas Dibunuh Menantu Perempuan, Ini Motifnya
Advertisement . Scroll to see content

Tren Kematian Covid-19 di Sulut Seminggu Terakhir akibat Penyakit Penyerta

Senin, 21 Februari 2022 - 10:08:00 WIB
Tren Kematian Covid-19 di Sulut Seminggu Terakhir akibat Penyakit Penyerta
Gambaran salah satu kelompok risiko tinggi adalah yang memiliki komorbid serta belum divaksinasi.(Foto: Satgas)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id - Tren kematian akibat Covid-19 di Sulut seminggu terakhir ini sekitar 95 persen memiliki penyakit penyerta dan ada pada kelompok usia produktif. Selain itu sebagian belum vaksin (dosis satu dan dua) dan belum vaksin dosis lengkap (dosis dua). 

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut, Steaven P Dandel mengatakan hal ini memberi gambaran bahwa salah satu kelompok risiko tinggi adalah yang memiliki komorbid serta belum divaksinasi.

"Satgas penanganan Covid-19 Provinsi Sulut kembali memperingkatkan seluruh masayarakat agar disiplin dan ketat dalam menjalankan protokol kesehatan (5M). Termasuk menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi keluar rumah jika tidak terlalu penting," kata Dandel, Senin (21/2/2022). 

Selanjutnya segera menerima vaksin dosis lengkap (dua dosis) dan booster/dosis tiga jika sudah memenuhi kriteria booster yaitu jarak dari dosis dua ke dosis tiga adalah minimal enam bulan bagi sasaran usia ≥ 18 tahun.

"Pembatasan aktifitas masyarakat dengan Penerapan PPKM di setiap wilayah kabupaten kota sampai dengan tingkat desa/kelurahan/kecamatan sesuai dengan level pada hasil asesment situasi Covid-19," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut