Surplus Beras, Infrastruktur Pascapanen di Gorontalo Utara Mendesak Ditingkatkan
Padahal data Dinas Ketahanan Pangan setempat menyebut, dari tingkat ketersediaan beras, daerah ini mampu mencapai surplus.
Data BPS, menyebut surplus beras mencapai 22.617 ton, sedangkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat, menyebut berdasarkan jumlah penduduk di daerah ini sebanyak 126.834 jiwa, surplus beras mencapai 21.612 ton.
Maka yang tepat dilakukan kata Deasy, adalah menyentuh petani dalam pengolahan pascapanen.
Pemkab perlu membantu menyiapkan infrastruktur yang baik, seperti mesin penjemuran dan penggilingan berteknologi tinggi, agar beras yang dihasilkan dapat sesuai dengan permintaan pasar.
Beberapa wilayah kecamatan sebagai kantong produksi beras seperti Kecamatan Biau dan Tolinggula, diharapkan mendapatkan sentuhan bantuan tersebut.