Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Sleman Kustini Dorong IDI Ikut Tuntaskan Kasus Bayi Stunting
Advertisement . Scroll to see content

Soal Varian Baru Covid-19 Deltacron, Ini Penjelasan IDI

Senin, 14 Maret 2022 - 12:06:00 WIB
Soal Varian Baru Covid-19 Deltacron, Ini Penjelasan IDI
Ilustrasi varian baru Covid-19. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Munculnya varian baru di tengah tren kasus Covid-19 mengalami penurunan di sejumlah negara patut diwaspadai masyarakat. Tidak bisa dianggap sepele, seperti Omicron (BA.1) terbukti sempat mengkhawatirkan masyarakat karena sangat mudah menular.

Menurut Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bahwa virus Covid-19 telah bermutasi, lalu menghadirkan varian-varian baru yang mungkin saja bisa lebih parah, lebih mudah menular atau lebih mematikan.

"Deltacron adalah varian dari Covid yang mengandung elemen dari delta dan Omicron, dalam kata lain mengandung gen dari kombinasi kedua virus tersebut (Delta dan Omicron) disebut rekombinan," ujar Prof Dr Zubairi Djoerban, SpPD KHOM, pada wartawan, Minggu (13/3/2022)

Salah satu varian, sempat memicu kenaikan jumlah kasus harian yaitu Omicron. Menurut Prof Zubairi, Omicron merupakan varian yang memang tidak seberat Delta. Dalam hal ini, spektrum atau virus Omicron bisa memicu ragam variasi gejala yaitu gejala ringan, sedang, berat dan kegawatan. 

Dia menerangkan bahwa virus Omicron tidak seberat Delta, tetapi dia mengimbau agar tetap waspada dengan Deltacron. Mengingat gejalanya sangat ringan, terkadang tak dirasakan atau tanpa gejala, bisa juga menyebabkan kematian.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut