Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prostitusi Online di Hotel Manado Berujung Pengeroyokan dan Penikaman, 16 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Sempat Dihentikan, Penggunaan Vaksin AstraZeneca di Sulut Kembali Dilanjutkan

Rabu, 31 Maret 2021 - 14:56:00 WIB
Sempat Dihentikan, Penggunaan Vaksin AstraZeneca di Sulut Kembali Dilanjutkan
Warga saat diperiksa kesehatan sebelum disuntik vaksin AstraZeneca di Manado. (Foto: iNews/Jefry Langi)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id - Vaksin AstraZeneca kembali digunakan untuk warga Manado, Sulawesi Utara. Sebelumnya, penggunaan vaksin ini sempat dihentikan karena terdapat 355 penerima yang mengalami efek samping.

Pantauan iNews, ada ratusan warga mengantre menunggu giliran menerima vaksin di GOR Andrew Wusan Eben Haezer Manado, Rabu (31/3/2021) siang. Mereka mengaku awalnya takut karena mendengar informasi sebelumnya ada efek samping. Namun setelah tiba di lokasi, ketakutan mereka hilang.

"Iya ada informasi berkembang soal efek samping. Sempat takut, tapi ketika sudah di tempat ini, rasa takut saya hilang," ujar Maxi Herry Sendow, salah satu penerima vaksin AstraZeneca.

Mekanisme vaksinasi AstraZeneca ini berbeda dengan sebelumnya. Setelah divaksin, warga mendapat obat penurun demam dan pereda mual untuk mengantisipasi efek samping.

Penanggung jawab vaksinasi Arista Wowor mengatakan, hari ini target sebanyak 200 penerima per hari. Namun bisa bertambah apabila ada dari instansi yang mendaftar untuk divaksin.

"Untuk hari ini ada 150 sasaran. Mereka kami suntik dengan vasin AstraZeneca. Kemarin memang ada yang mengeluh efek samping tapi sebenarnya tidak semua. Kami sudah siapkan parasetamol," katanya.

Diketahui vaksin AstraZeneca ini diterima Dinas Kesehatan Provinsi Sulut mencapai 5.000 dosis yang sudah disalurkan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut