Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Rombongan Pejabat Diserang KKB, 69 Orang Tewas termasuk Wali Kota

Jumat, 05 November 2021 - 19:23:00 WIB
Rombongan Pejabat Diserang KKB, 69 Orang Tewas termasuk Wali Kota
KKB menyerang rombongan pejabat di Niger menewaskan 69 orang termasuk wali kota (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

NIAMEY, iNews.id - Rombongan pejabat diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB) di daerah terpencil Niger pada Selasa (2/11/2021). Dalam serangan tersebut, 69 orang tewas termasuk seorang wali kota.

Sebuah rombongan pejabat dipimpin Wali Kota Banibangou disergap dekat perbatasan dengan Mali. Daerah itu dikuasai gerilyawan yang terkait dengan kelompok afiliasi ISIS.

Menteri Dalam Negeri Niger Alkache Alhada, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (5/11/2021), mengatakan, operasi pencarian masih dilakukan sampai saat ini dan menemukan 15 orang anggota rombongan dalam kondisi selamat. Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.

Kelompok militan sering menyerang pejabat lokal Niger, termasuk wali kota, kepala desa, dan tokoh agama untuk menimbulkan suasana tak aman kepada masyarakat. Ratusan pejabat lokal dibunuh atau diculik sejak awal 2018.

Zona gersang dan miskin di Afrika Barat meliputi perbatasan Niger, Mali, dan Burkina Faso, berada dalam situasi kekerasan dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa kelompok bersenjata berusaha memegang kendali atas masyarakat serta melepaskan wilayah tersebut dari kekuatan militer lokal dan internasional. Ribuan warga sipil tewas dan jutaan mengungsi.

Kelompok-kelompok bersenjata telah membunuh lebih dari 530 orang dalam serangan terhadap warga sipil di wilayah perbatasan barat daya Niger tahun ini. Jumlah serangan itu lima kali lipat lebih banyak daripada 2020.

Editor: Cahya Sumirat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut