Ramadan, Makam Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol di Minahasa Ramai Peziarah
Ya, itu adalah makam dari Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol yang dibuang ke Minahasa oleh Belanda. Di salah satu dinding bangunan terdapat lukisan Tuanku Imam Bonjol berjubah putih dan sorban putih, sedang menaiki seekor kuda putih sambil mengacungkan pedang.
Di bagian belakang makam, sekira 65 meter menuruni anak tangga dengan pohon bambu di sisi kiri dan kanan terdapat sebuah batu besar dengan permukaan rata yang diyakini sebagai tempat salat Tuanku Imam Bonjol.
Batu tersebut dahulu berada di tengah aliran sungai namun dihantam oleh banjir sehingga di pindahkan ke pinggiran sungai dekat dengan mata air tempat Tuanku Imam Bonjol mengambil air wudhu.
Batu tersebut diyakini sebagai tempat Tuanku Imam Bonjol melaksanakan salat lima waktu, terbukti dengan adanya bekas telapak kaki dan tangan serta bekas tanda sujud.
Batu itu dahulu berada di tempat terbuka, setelah dipindahkan, kemudian dibangun mushalla di sampingnya yang diperuntukkan bagi para peziarah yang datang