Pria di Manado Raup Untung Puluhan Juta hingga Beli Mobil dari Usaha Gorengan
"Saya memilih berjualan di Alfamart Malalayang karena selain lokasinya yang strategis terletak di jalan trans Sulawesi, tempatnya juga dekat dengan perkantoran, rumah sakit dan pemukiman warga," tutur Marlon.
Sebagai bahan pelengkap untuk menikmati gorengan, pria rambut lurus ini juga menyediakan dabu-dabu roa, yang diraciknya sendiri. Jenis sambal tersebut dikatakannya sampai saat ini dijaga kualitasnya.
“Untuk dabu-dabu roa saya meraciknya sendiri. Tak kurang, setiap hari saya harus sediakan dua kilogram cabai rawit dan ikan roa serta bahan lainnya,” katanya.
Dabu-dabu roa merupakan ciri khas di Manado, yang wajib disediakan untuk menikmati gorengan. Kalau tidak ada dabu-dabu roa, gorengan tidak akan laku dijual
Gorengan yang dijualnya antara lain tahu, tempe, ubi goreng, pisang goroho, pisang kipas, bakwan sayur dan bakwan jagung dengan harga Rp2.000 per picis. Untuk jam bukanya mulai pukul 07.00-21.00 Wita.