Polres Gorontalo Utara Awasi Peredaran Obat Sirop Tercemar Etilen Glikol
Deteksi dini, kata dia, sangat penting dilakukan agar dapat mengantisipasi bila ditemukan gejala, di samping koordinasi melekat dengan pihak rumah sakit dan puskesmas.
Sehingga secara terpadu, dapat melakukan upaya pencegahan dan penanganan dengan tepat jika ditemukan kasus.
Sarifah (33) warga Kecamatan Kwandang, mengaku resah dengan adanya obat sirop yang mengandung cemaran dan mengancam nyawa sebab dapat menyebabkan gangguan ginjal akut hingga kematian pada anak.
"Dua orang anak saya menderita asma dengan kategori berat. Salah seorang di antaranya, baru berusia 4 tahun. Beberapa jenis obat yang dikonsumsi adalah sirop. Sehingga saya memilih rajin berkonsultasi dengan dokter agar anak-anak tetap dapat minum obat tanpa rasa khawatir," katanya.
Ia berharap pemerintah segera menertibkan seluruh obat sirop yang mengandung cemaran. Untuk mencegah masyarakat awam membeli tanpa berkonsultasi dengan dokter.
"Sebaiknya ditarik saja dari peredaran, agar masyarakat yang belum mengetahui hal ini tidak sampai membeli dan mengkonsumsinya," katanya.
Editor: Cahya Sumirat