Petani Sulut Respons Positif Penggunaan Pupuk Organik
"Saya menanam jagung di area dengan isi sekitar 8.000 m2 atau hampir satu hektare. Hasilnya cukup baik sekitar 4 ton lebih, biasanya tidak seperti itu," kata Very.
Narasumber PT Best, Ahin, mengatakan pihaknya memberikan pendampingan kepada petani yang menggunakan pupuk organik tersebut.
"Pendampingan itu dilakukan dari awal menanam hingga panen," kata Ahin.
Dia mengatakan penggunaan pupuk organik produk perusahaan tersebut telah tersebar pada sejumlah kabupaten dan kota di Sulut. Seperti di Kabupaten Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, Kotamobagu.
"Sudah sekitar delapan bulan kami hadir di Sulut," katanya lagi.
Dia mengatakan pertanian di Sulut akan mendapatkan tiga manfaat dari produk dan pola tanam yang mereka terapkan.
Pertama, dapat penghematan dari biaya masa pratanam, mendapatkan hasil yang menyehatkan, dan satu lagi tanah menjadi subur apabila dipakai berkesinambungan dan berkelanjutan.