Permukiman Warga di Sejumlah Wilayah Gorontalo Utara Terendam Banjir
Serta Desa Bubode, Leyao dan Milango Kecamatan Tomilito.
Seperti yang diungkap Kepala Desa Milango, Kecamatan Tomilito, Eman Kadir.
Ia mengatakan banjir kembali merendam ratusan permukiman di desa tersebut.
Terparah di Dusun Milango Tengah dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter atau melewati jendela rumah. Sementara warga di Dusun Milango Bawah telah mengungsi ke masjid.
Biasanya warga di Dusun Milango Bawah paling sulit di evakuasi mengingat dusun itu ada di muara sungai dan paling pasti terendam saat curah hujan tinggi.
Hantaman air dari Desa Leyao atau desa tetangga membuat Desa Milango ikut terendam banjir. Ia memperkirakan 150 kepala keluarga (KK) di desa itu jadi korban banjir.
Ratusan warga telah mengungsi di tempat aman, baik di permukiman yang berada di wilayah perbukitan, juga di masjid setempat.
Banjir kali ini, kata Eman, tergolong paling parah dan sangat cepat menerjang permukiman. "Ini banjir terparah yang kami rasakan sepanjang tahun 2021," katanya.