Peninggalan Budaya Suku Minahasa Bernama Waruga, Rumah Tempat Raga Kembali ke Surga
Waruga terdiri atas dua bagian, yaitu bagian badan dan bagian tutup. Bagian badan berbentuk kubus sedangkan bagian tutup berbentuk menyerupai atap rumah. Waruga berfungsi sebagai wadah penguburan mayat atau orang yang sudah meninggal.
Pada zaman pra-sejarah masyarakat Minahasa percaya betul jika roh leluhur memiliki kekuatan magis, sehingga wadah kubur mereka harus dibuat sebaik dan seindah mungkin.
Hal yang menarik adalah ternyata waruga itu dibuat sendiri oleh orang yang akan meninggal. Ketika orang itu akan meninggal maka dia dengan sendirinya akan memasuki waruga yang dibuatnya itu setelah diberi bekal kubur yang selengkapanya. Kelak bila itu dilakukan dengan sepenuhnya akan mendatangkan kebaikan bagi masyarakat yang di tinggalkan.
Di Sulut, banyak lokasi yang memiliki waruga. Lokasi itu disebut sebagai situs karena mengandung benda cagar budaya. Pada saat ini situs-situs itu banyak terdapat di perkampungan atau ladang penduduk.
Kompleks waruga sekarang ini sering juga disebut orang sebagai Minawanua, Makawale atau bekas kampung. Sesuai dengan kepercayaan masyarakat pra-sejarah, situs-situs itu kebanyakan berada di daerah ketinggian.