Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M5,1 Guncang Bitung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Pengucapan Syukur Minahasa Raya Serentak 25 September, Ini Tradisi dan Sejarahnya

Sabtu, 24 September 2022 - 13:15:00 WIB
Pengucapan Syukur Minahasa Raya Serentak 25 September, Ini Tradisi dan Sejarahnya
Makanan khas Sulawesi Utara salah satunya nasi jaha yang selalu jadi makanan khas saat pengucapan syukur. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Namun sekarang, acara Pengucapan dilakukan di gereja dan kemudian dilanjutkan di rumah bersama dengan keluarga dan kerabat.

Dari sisi sejarah masyarakat Toumbulu, pengucapan berasal dari tradisi Foso Rummages. Istilah foso memiliki arti sebagai ritual dan rummages merupakan bahasa tua Minahasa yang berasal dari kata rages, yang berarti persembahan yang diberikan dengan ketulusan hati untuk Tuhan.

Sementara dari masyarakat Toubantik mengenal sistem Poposaden yang berarti gotong-royong. Biasanya keluarga atau kerabat dekat akan pergi bersama-sama memanen hasil kebun tersebut, kemudian hasilnya akan dibagi-bagi kepada keluarga maupun kerabat dekat sebagai bentuk syukur kepada Tuhan atas berkat yang melimpah.

Setelah masuknya pengaruh agama Kristen pada masyarakat Minahasa, maka ritual-ritual sudah tidak lagi dilakukan kebanyakan orang. Namun nilai-nilai ungkapan syukur kepada Tuhan atas hari panen masih melekat sehingga warga desa akan membawa makanan atau hasil pertanian mereka ke geraja, lalu masyarakat akan duduk dan makan bersama.

Seiring berjalannya waktu dan perkembangan, setiap kali suatu wilayah mengadakan pengucapan, maka keluarga ataupun kerabat yang berada jauh di kabupaten atau kota lainnya tetap diajak untuk datang berkunjung untuk merayakan pengucapan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut