Penerbangan Langsung Dibuka, Ekspor Produk Pertanian asal Sulut ke Jepang Dipacu
"Ini peluang besar bagi petani dan pelaku usaha di Sulut untuk memacu kinerja ekspor, khususnya tujuan Jepang,” katanya.
Dia menjelaskan, Karantina Pertanian Manado akan mendampingi petani guna memenuhi persyaratan sanitari dan fitosanitari negara tujuan dan serangkaian tindakan guna penerbitan sertifikat karantina baik pytho certificate (PC) maupun health certificate (HC) untuk produk ekspor.
Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil yang menyampaikan sambutan melalui video conference menyampaikan, persyaratan ekspor ke Jepang sesungguhnya cukup berat dibanding negara lain.
"Namun di tengah pandemi Covid-19 ini, kita dari Indonesia bersama-sama mampu melakukan ekspor langsung tentunya, tentunya kita patut berbahagia," ucapnya.
Jamil menambahkan melalui pintu pengeluaran lain ekspor pertanian ke Jepang sudah cukup banyak. Saat ini nilainya mencapai Rp4 triliun lebih. Kini bersiap lagi untuk ekspor 10 produk pertanian dan perkebunan asal Sulut.