Penderita DBD Meningkat, Warga Sangihe Diimbau segera Berobat Bila Demam Tinggi
Kasus demam berdarah tahun 2022 ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2021 yang berjumlah 185.
Cuaca pancaroba yang melanda Kabupaten Sangihe, turut mempengaruhi peningkatan kasus demam berdarah yang berhubungan dengan perkembangan nyamuk Aedes Aegypti.
Dinas Kesehatan Daerah bersama seluruh jajaran telah melakukan langkah-langka penanganan mulai dari pemeriksaan jentik nyamuk hingga foging untuk membunuh nyamuk dewasa.
"Foging atau pengasapan sudah kami lakukan di beberapa lokasi kelurahan yang ada di kota Tahuna guna membasmi nyamuk dewasa," tuturnya.
Pemerintah Kabupaten kata dia mengimbau masyarakat untuk ikut berperan membasmi jentik nyamuk penyebab DBD.
Menurut Handri Pasandaran, DBD sangat berhubungan dengan kebersihan lingkungan, sehingga masyarakat diminta untuk membersihkan lingkungan masing-masing.
"Kami mengajak semua masyarakat agar tetap membersihkan lingkungan masing-masing termasuk gerakan 3 M yaitu, menutup, menguras dan menimbun wadah yang dapat mempercepat perkembangbiakan nyamuk," katanya.
Editor: Cahya Sumirat