Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT
Advertisement . Scroll to see content

Pemprov Sulut Lindungi Petani dengan Asuransi Gagal Panen, Termasuk bagi Peternak

Kamis, 20 Agustus 2020 - 08:53:00 WIB
Pemprov Sulut Lindungi Petani dengan Asuransi Gagal Panen, Termasuk bagi Peternak
Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat panen semangka di Kabupaten Minahasa Selatan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Manajer Jasindo Sulut Saut Tarida Hasiholan mengungkapkan, bantuan premi ini ditalangi 80% oleh Kementerian Pertanian, 20% sisanya ditanggung Pemprov Sulut.

“Premi per hektare lahan sebesar Rp180.000 untuk satu musim tanam. Jika gagal panen karena kekeringan, banjir, hama atau penyakit, maka akan diberikan ganti rugi,” kata Hasiholan.

Diketahui, untuk setiap hektare lahan yang mengalami gagal panen akan diganti melalui asuransi sebesar Rp6 juta. Sementara untuk Minsel, terdapat 95 hektare lahan milik 102 petani yang dicover asuransi pertanian.

Selain asuransi pertanian, pemerintah juga memberikan asuransi bagi 1.000 ekor sapi milik peternak di Sulut, Kementan menanggung 80% dan Pemprov Sulut sebesar 20%.

Premi asuransi peternak sebesar Rp200.000 per ekor, perinciannya Rp160.000 dibayar Kementan, sisanya Rp40.000 Pemprov Sulut. Total bantuan untuk 1.000 ekor mencapai Rp200 juta. Di Minsel terdapat 74 peternak dengan 294 ekor sapi yang dicover asuransi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut