Musibah Beruntun di Kongo, Setelah Gunung Meletus Tewaskan 32 Orang lalu Diguncang Gempa
"Anak-anak mengalami luka ketika sebuah bangunan runtuh pada Selasa, hanya beberapa langkah dari kantor UNICEF di Goma," bunyi pernyataan, dikutip dari Reuters, Rabu (26/5/2021).
Seorang saksi mata mengatakan, setidaknya tiga orang dievakuasi dari reruntuhan bangunan lalu dibawa ke rumah sakit.
Direktur di Observatorium Gunung Berapi Goma Kasereka Mahinda mengatakan, daerah itu diguncang 119 kali gempa pada Senin lalu, namun intensitasnya berkurang.
Gempa disebabkan aktivitas lempeng tektonik yang berusaha memulihkan keseimbangan setelah letusan.
"Setelah keretakan pulih, getarannya akan berhenti," katanya.
Beberapa retakan tanah muncul di Goma beberapa hari terakhir, termasuk sepanjang ratusan meter yang memotong jalan raya utama.