Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dalami Misteri Kematian Wanita dalam Koper Merah di Pangkep, Polisi Kumpulkan Bukti Petunjuk
Advertisement . Scroll to see content

Misteri Wentira, Benarkah Bagian Benua Atlantis yang Hilang?

Sabtu, 07 Oktober 2023 - 16:06:00 WIB
Misteri Wentira, Benarkah Bagian Benua Atlantis yang Hilang?
Foto kolase Wentira, kampung di perbatasan Palu-Parigi Mouting dan kota gaib yang menjadi kerajaan jin. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

4 Misteri Wentira:

1. Wentira bagian dari Kota Atlantis yang hilang

Banyak yang percaya Kota Wentira ini sebagai titik paling angker di Indonesia. Segelintiran masyarakat bahkan percaya kota ini merupakan warisan dari benua Atlantis yang hilang.

Atlantis sendiri merupakan pulau legendaris yang pertama kali disebut Plato dalam buku Timaeus dan Kritias. Banyak yang menyebutnya cerita fiksi namun ada yang menilai kota ini tenggelam ke dasara laut. 

Secara turun temurun, kisah peradaban Kota Wentira banyak diceritakan dan dikaitkan dengan hal mistis. Dari cerita mulut ke mulut, masyarakat yang mempunyai kemampuan khusus melihat tempat ini merupakan punya peradaban modern, maju dan berkembang. Tidak ada satu pun masyarakat yang hidup miskin di kota tersebut.

2. Punya gerbang emas sebagai portal gaib

Saat membicarakan Kota Wentira ada satu hal yang selalu dibahas, yakni adanya gerbang berwarna kuning keemasan yang disebut pula terbuat dari emas. Gerbang ini ditandai dengan tugu berwarna kuning yang disebut sebagai pintu masuk atau portal menjul kota gaib tersebut.

Cerita rakyat yang berkembang di sana menyebutkan, kota ini merupakan tempat para raja yang memiliki 7 panglima perang. Jika di hitung dan dijabarkan, maka banyaknya balai pemimpin bisa menutupi seluruh lautan Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut