Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keong Sawah Rebus, Menu Buka Puasa Favorit Warga Banyumas
Advertisement . Scroll to see content

Makanan Tinggi Garam hingga Lemak Jenuh Perlu Dihindari saat Sahur

Jumat, 24 Maret 2023 - 12:54:00 WIB
Makanan Tinggi Garam hingga Lemak Jenuh Perlu Dihindari saat Sahur
Ilustrasi hidangan berbahan mi. (Foto: Pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Makanan saat puasa perlu diperhatikan agar tetap sehat. Di antara sejumlah makanan yang perlu dihindari saat sahur dan berbuka puasa, penganan tinggi garam dan tinggi lemak jenuh karena dapat mengganggu puasa Ramadhan.

"Makanan yang tinggi garam dapat membuat Anda merasa sangat haus di siang hari. Makanan asin yang umum dimakan saat sahur antara lain mi instan, makanan olahan seperti keripik, makanan kaleng," kata Dokter spesialis gizi klinik di Rumah Sakit PELNI, Eva Kurniawati, Jumat (24/3/2023).

Selain makanan tinggi garam, hidangan tinggi lemak jenuh dan lemak trans juga perlu dihindari saat sahur dan berbuka puasa, seperti makanan yang diolah dengan cara digoreng serta mengandung santan yang dipanaskan berulang kali.

"Makanan ini menyebabkan waktu transit di lambung lama, potensi menimbulkan kembung, memperparah refluks asam lambung dan jumlah kalori yang sangat besar, sehingga peningkatan risiko untuk kenaikan berat badan selama Ramadhan," tutur Eva yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia itu. ​

Eva mengatakan, gula sederhana dan makanan pedas pun termasuk dalam daftar hidangan yang perlu dihindari. Gula sederhana dapat membuat seseorang merasa sangat lesu bahkan hanya satu atau dua jam setelah sahur, sementara makanan pedas dapat mengiritasi lambung dan memicu masalah pencernaan saat berpuasa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut