Ledakan Besar di Beirut, Kedubes RI di Lebanon Jelaskan Kondisi Terkini WNI
Kedutaan terus menjalin komunikasi dengan pihak berwenang setempat guna mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi warga Indonesia di Beirut. Sejauh ini, ada satu WNI yang dirawat di rumah sakit tetapi bukan terkait ledakan.
"KBRI telah menyampaikan imbauan melalui WAG (WhatsApp Group) dan melalui simpul-simpul WNI. Sejauh ini WNI terpantau aman. KBRI telah mengimbau utk segera melapor apabila berada dalam situasi tidak aman."
Dubes Hajriyanto mengatakan, KBRI telah melakukan komunikasi dengan pihak Kepolisian. KBRI juga meminta laporan segera apabila ada informasi terbaru mengenai WNI dan sepakat akan segera menyampaikan informasi kepada KBRI.
"Seorang WNI yang sedang dikarantina di RS Rafiq Hariri, Beirut, yang tidak jauh dari lokasi ledakan, juga sudah terkonfirmasi aman," katanya.
Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab menyebutkan, ledakan besar di Beirut disebabkan tumpukan ribuan ton bahan peledak. Pemerintah menegaskan akan memburu pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.