Kreasi Batik Khas Sulut dari Tangan Terampil di Balik Jeruji Lapas Perempuan Manado
TOMOHON, iNews.id - Batik merupakan kain tradisional khas Indonesia yang sudah diakui seluruh dunia. Batik memiliki bermacam-macam motif maupun cara pembuatan.
Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Manado yang berlokasi di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), warga binaan perempuan (WBP) banyak yang terampil membatik. Kegiatan unggulan ini merupakan salah satu program kemandirian yang diajarkan ke para WBP selain salon kecantikan, spa, barista, maupun ketrampilan membuat bunga dan rajutan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Manado Gayatri Rilowati mengatakan, tugas pokok dan fungsi lapas untuk membina para pelanggar hukum. Dalam pembinaan itu, ada berbagai kegiatan. Salah satunya pembinaan kemandiriaan.
Kegiatan kemandirian ini di antarannya salon kecantikan, spa, barista, handmade membuat bunga dan rajutan, serta membatik.
Kegiatan membatik yang baru sekira sebulan berjalan itu diberi nama LPrado, singkatan dari Lapas Perempuan Manado. Batik merupakan budaya asli Indonesia yang sudah banyak dijumpai di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Sulut dengan kain bentenan.