Kementerian PUPR: Longsor Pantai Amurang Bencana Geologi
Luncuran material longsor bergerak sejauh lebih dari satu kilometer ke arah laut akibat curamnya kondisi pantai. "Dari hasil analisis data bathimetri diketahui bahwa volume material longsoran masih lebih kecil dari volume endapan sedimen di laut, yaitu sebesar 2,62 juta m3. Hal ini disebabkan adanya endapan sedimentasi yang terjadi dalam rentang waktu tahun 2012- 2022 atau 10 tahun," kata Komang.
Penyebab terjadinya bencana longsor di Pantai Amurang selanjutnya adalah kombinasi beberapa faktor yang terakumulasi dalam suatu rentang waktu, di antaranya litologi alami berupa endapan sedimen yang memiliki daya ikat lemah dan kohesivitas rendah.
Selain itu, bertambahnya beban massa tanah akibat tanah timbunan serta penjenuhan, penggerusan dari sisi sungai dan laut dan kemiringan lereng pantai yang semakin curam akibat proses sedimentasi, serta stabilitas tanah yang rawan terganggu akibat berada di jalur sesar dan patahan geologi.
Bencana Pantai Amurang tersebut, menyebabkan 34 unit rumah hilang, 11 unit rumah rusak berat, 64 unit rumah dalam kondisi kritis, satu jembatan runtuh, 405 meter jalan amblas serta kerusakan sebagian fasilitas wisata, air minum dan fasilitas umum lainnya.
Editor: Cahya Sumirat