Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT
Advertisement . Scroll to see content

Kementan Ajak Petani Budi Daya Tanaman Sehat, Disiapkan 957 Hektare Lahan 

Selasa, 19 April 2022 - 15:56:00 WIB
Kementan Ajak Petani Budi Daya Tanaman Sehat, Disiapkan 957 Hektare Lahan 
Direktur Perlindungan Tanaman dari Kementerian Pertanian (Kementan), Mohammad Mulyadi (tengah) didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Relianto Mamonto (ketiga kiri) dan Kepala Balai Perlindungan Tanaman Provinsi Gorontalo, Abdul Wah
Advertisement . Scroll to see content

"Jadi komponen-komponen itu bisa dibuat oleh petani melalui program, kita juga ada pendampingan dari balai di masing-masing provinsi untuk membuat bahan ramah lingkungan," ungkap dia.

Dengan cara yang ramah lingkungan itu, kata Mohammad, biaya produksi akan berkurang, kesejahteraan meningkat, petani tidak terpapar bahan kimia dan menghasilkan produk yang sehat.

"Pengaplikasian dari komponen budi daya tanaman sehat ini salah satunya adalah menyehatkan lahan pertanian yang ada, sehingga keberlanjutan pertanian kita dapat berkelanjutan dan kita wariskan," katanya.

Sementara itu Kepala Balai Perlindungan Tanaman Provinsi Gorontalo Abdul Wahid Lahay menambahkan pihaknya melatih kelompok tani menerapkan tanaman sehat komoditas padi dengan pendampingan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT)

Penerapan budi daya tanaman sehat dimulai dari proses pemilihan benih unggul, perlakuan benih untuk meningkatkan pertumbuhan dan keseragaman perkecambahan, pengolahan tanah, dan peningkatan populasi.

Selain itu dibutuhkan peran mikroorganisme menguntungkan melalui pemanfaatan jerami, penambahan pembenah tanah organik, pengelolaan OPT secara hayati menggunakan pestisida biologi dan nabati.

Penerapan teknik budi daya tanaman padi sehat dengan benar diharapkan akan semakin meningkatkan kesehatan lingkungan dan pada akhirnya akan semakin meningkatkan kesehatan pelaku pertanian (petani) dan konsumen produk pertanian.

Editor: Cahya Sumirat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut