Kasus Tewasnya Siswa MTs di Kotamobagu, Kemenag Sulut Bentuk Tim Investigasi
Lebih lanjut, Anwar menuturkan pada 8 Juni 2022 lalu, almarhum Bintang tengah mengikuti kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT) TP 2022/2023 di ruang Lab 2 MTsN 1 Kotamobagu. Kemudian pada 10 Juni 2022, orang tua almarhum meminta izin kepada wali kelas (Jusna Husein) anaknya belum dapat mengikuti pelaksanaan ulangan hari itu karena sakit.
“Dugaan tindak kekerasan kepada almarhum menurut keterangan beberapa siswa kepada pihak kepolisian, terjadi pada hari Rabu, 8 Juni 2022 sekitar pukul 10.00 WITA di dalam musala. Peristiwa ini tidak diketahui guru-guru, tenaga kependidikan,” tuturnya.
Dengan demikian, Kemenag Sulut kini telah meminta keterangan kepada wali kelas almarhum dan telah dilakukan olah TKP di dalam musala MTsN 1 Kotamobagu bersama dua siswa dan beberapa guru.
Lalu pada Minggu 12 Juni 2022, beberapa siswa juga sudah dibawa ke Polres Kotamobagu untuk dimintai keterangan.
Kemudian, Kanwil Kemenag Sulut telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh kepala madrasah se-Sulut pada 14 juni 2022. Dengan demikian langkah ini dilakukan guna mengantisipasi agar kejadian yang serupa tidak lagi terjadi dalam dunia pendidikan, khususnya di madrasah.