Karantina Pertanian Catat Ekspor Kelapa Gorontalo Sudah 229 Kali, Total 5.852 Ton
GORONTALO, iNews.id - Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Gorontalo mencatat peningkatan kinerja ekspor komoditas olahan kelapa yang cukup signifikan. Ekspor sebanyak 229 kali dengan total volume sebesar 5.852 ton olahan kelapa dengan nilai ekonomi Rp130 miliar.
Sementara komoditas yang sama di tahun 2019 hanya 16 kali ekspor dengan total 439 ton atau senilai Rp11,9 miliar.
"Peningkatan fasilitasi layanan karantina untuk produk olahan kelapa yang sangat menggembirakan, apalagi di masa pandemi namun tidak ada masalah," kata Kepala Karantina Pertanian Gorontalo Muhammad Shahrir, Senin (1/2/2021).
Shahrir menerangkan bahwa peningkatan kinerja ekspor di wilayahnya disebabkan sinergisitas antar entitas, baik instansi pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha dan juga petani.
Menurut Shahrir, selaku koordinator upaya peningkatan ekspor di wilayah kerjanya, beberapa langkah operasional telah dilaksanakan sepanjang tahun 2020. Antara lain percepatan layanan, sosialisasi dan membuka akses informasi terkait potensi dan proses bisnis ekspor produk pertanian melalui klinik agro ekspor di kantor layananan karantina.