Kaleidoskop 2021: Kisah Viral Bintara Polda Sulut hingga Jenderal TNI Menyurat ke Kapolri
Peristiwa kedua yakni kejadian viral surat tulisan tangan jenderal TNI bintang satu dari Kodam XIII Merdeka kepada Kapolri pada September silam. Surat ini berisi pembelaan sang jenderal terkait pemanggilan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serma Zet Bengke yang bertugas di Koramil 1309-03/WSM ke Polresta Manado.
Jenderal putra Kawanua ini bernama Brigjen TNI Junior Tumilaar yang menjabat sebagai Inspektur Kodam (Irdam) XIII Merdeka. Dia juga menembuskan suratnya kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, KSAD Jenderal Andika Perkasa, Pangdam XIII Merdeka Wanti Waranei Frangky Mamahit, James Tuwo (kuasa hukum Ari Tahiru dan Edwin Lomban) dan anggota DPR dapil Sulut Brigita H Lasut.
“Saya menulis surat terbuka ini karena panggilan hati nurani. Saya tentara rakyat. Saya wajib melindungi rakyat yang tertindas,” kata Brigjen Tumilaar, Senin (20/9/2021).
Usai kejadian tersebut, Brigjen Tumilaar ditarik ke Mabes TNI dan menjadi staf khusus KSAD selama dalam proses penanganan kasusnya yang diduga melanggar kode etik di Puspomad TNI AD.
Editor: Donald Karouw