Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi
Advertisement . Scroll to see content

Jembatan Ambruk akibat Banjir, Warga di Bolmong Pakai Rakit untuk Menyeberang

Rabu, 29 Juli 2020 - 12:11:00 WIB
Jembatan Ambruk akibat Banjir, Warga di Bolmong Pakai Rakit untuk Menyeberang
Rakit yang dimanfaatkan warga Desa Kosio untuk menyeberangi sungai usao jembatan penghubung ambruk akibat banjir. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

“Bervariasi jasanya. Jika penyeberangan hanya orang saja, dikenakan biaya Rp5.000. Namun jika yang diseberangi sepeda motor, tarifnya Rp25.000,” katanya.

Akan tetapi, tarif itu bukanlah kewajiban. Dia mengaku ada beberapa warga yang ingin menyeberang tapi dengan uang yang seadanya saja.

Sementara itu, Kepala Desa atau Sangadi Desa Kosio Remi Dolot mengaku tidak ingin masuk ke ranah aktivitas warga membuka penyeberangan di sungai dengan jasa rakit bambu. Menurutnya, itu merupakan aksi spontanitas warga.

“Artinya dengan itu, warga mendapat penghasilan, mendapat pencaharian dari situ, sekaligus membantu warga. Artinya, kami mengimbau dalam aktivitas tersebut ada yang menjadi penanggung jawabnya,” ujarnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut