Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sidak Pasar Curug, BPOM Tangerang Temukan 3 Bahan Makanan Mengandung Formalin
Advertisement . Scroll to see content

Jelang Idul Fitri BPOM Gorontalo Intensifkan Pengawasan Pangan, 686 Sampel Takjil telah Diuji

Selasa, 11 Mei 2021 - 05:44:00 WIB
Jelang Idul Fitri BPOM Gorontalo Intensifkan Pengawasan Pangan, 686 Sampel Takjil telah Diuji
Kepala BPOM Gorontalo, Agus Yudi Prayudana memeriksa kondisi produk pangan yang dijual di salah satu retail modern di Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Senin (10/5/2021). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

GORONTALO, iNews.id - Jelang Idul Fitri 1442 hijriah, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo mengintensifkan pengawasan pangan. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat dalam kondisi aman.

 “Kegiatan itu merupakan bagian dari upaya kinerja BPOM untuk memastikan bahwa produk pangan olahan aman dikonsumsi masyarakat,” kata Kepala BPOM Gorontalo, Agus Yudi Prayudana, Senin (10/5/2021).

"Secara rutin sebenarnya kami sudah melakukan pengawasan, namun pada saat momen tertentu yaitu bulan Ramadan kami sudah mulai mengintensifkan pengawasan," ujarnya lagi.

Ia menjelaskan, BPOM Gorontalo melakukan pemeriksaan terhadap super market, importir, ditributor hingga toko-toko untuk memeriksa pangan dicurigai tanpa izin edar.

"Dari tahap intensifikasi pangan sekarang ini ada memang ditemukan beberapa produk yang sudah kedaluarsa maupun rusak, nah itu kita instruksikan kepada sarana yang jual agar bisa dikembalikan kepada distributornya atau kalau tidak bisa kita musnahkan di tempat," katanya.

Agus mengungkapkan jika hingga saat ini juga BPOM Gorontalo telah melakukan pengujian 686 sampel takjil, dan tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya.

"Kami juga memeriksa sarana prasarana dari gudang-gudang bahan pangan, memang ada beberapa gudang yang kami berikan rekomendasi untuk dilakukan perbaikan. Nah itu kami secara gradual akan memeriksa kembali apakah sarana tersebut sudah melakukan perbaikan tersebut atau tidak," kata dia.

Editor: Cahya Sumirat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut