Jarak Luncur Guguran Lava Gunung Karangetang Diperkirakan hingga 1.500 Meter
Dia menambahkan gempa guguran terekam sebanyak 40 kali dengan amplitudo antara 10-40 milimeter selama 40-80 detik. Kemudian tremor terus menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0,25 hingga 4 milimeter, dominan 2 milimeter, sementara gempa permukaan fluktuatif.
"Tingkat aktivitas Gunung Karangetang saat ini Level III atau Siaga," ujarnya.
Dia berharap rekomendasi level III siaga Gunung Karangetang tetap diperhatikan masyarakat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Termasuk mewaspadai banjir material vulkanis di hilir sungai.
Badan Geologi pada 26 April 2023, menurunkan status Gunung Karangetang menjadi waspada level II setelah dinaikkan menjadi siaga pada 8 Februari 2023. Tak berselang sebulan, tanggal 19 Mei 2023 statusnya kembali dinaikkan menjadi Siaga Level III.
Editor: Donald Karouw